6 Cara Packing Produk untuk Dikirim Keluar Negeri Dijamin Aman

Cara packing produk untuk dikirim ke luar negeri hatus dengan baik dan benar karena hal ini sangat penting. Terlebih jika barang-barang yang dikirimkan mudah rusak, pecah atau masalah lainya. Proses ekspedisi pengiriman barang tersebut menempuh jarak yang jauh dan memerlukan waktu yang berhari-hari atau bahkan berbulan-bulan.

Maka dari itu, proses packing barang harus dilakukan dengan cara yang baik dan benar agar tidak beresiko merusak produk-produk yang sedang dikirim tersebut. Untuk selengkapnya simak penjelasan di bawah ini.

Cara packing Produk untuk dikirim ke luar negeri

packing produk menggunakan pallet

tokosilicagel.online

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pengiriman barang menggunakan kontainer diantaranya yaitu:

1. Perhatikan jenis produk yang dikirim

Setiap produk pastinya mempunyai cara packing yang berbeda dikarenakan materialnya. Produk tersebut apakah termasuk kerajinan kayu, bahan kimia cair, konveksi, barang elektronik, makanan atau barang yang mudah pecah. Semuanya membutuhkan packing yang benar dan aman.

2. Gunakan kardus tebal dan buble wrap

Gunakan kardus yang kuat sebagai pembungkus produk bagian luar. Namun untuk mengurangi resiko dan membuat produk di dalamnya aman, gunakan buble wrap sebagai pembungkus bagian dalam. Buble wrap berfungsi sebagai peredam benturan, sehingga jika jatuh atau tertindih barang yang berat bisa menjadi pelindung agar barang di dalamnya tidak rusak atau penyok.

3. Sesuaikan size produk yang hendak dikirim

Besarnya packing juga harus sesuai dengan ukuran produk yang hendak dikirimkan. Jika packing terlalu longgar maka resiko untuk terjadi goncangan atau penyok bisa saja terjadi. Maka dari itu agar tidak ada sisa ruang di dalam packing sebaiknya ganjal dengan sterofoam atau benda sejenis untuk mengisi kelonggaran tersebut.

4. Menggunakan wrapping plastik

Menambahkan bagian luar wrapping plastic atau biasa kita kenal lakban bening ini perlu untuk dilakukan. Hal ini akan menghindari kerusakan akibat terbukanya packing atau jika produk terkena benda cair. Aplikasikan juga pada bagian yang tertulis alamat atau info penting lainya agar tetap bisa terbaca.

5. Menambahkan pallet jika diperlukan

Jika barang yang dikirim berupa elektronik, benda cair atau barang yang sangat rentan dengan goncangan, sebaiknya tambahkan pallet atau peti kayu.

Peti kayu akan memberikan perlindungan ekstra untuk produk yang anda kirimkan, selain itu juga memudahkan pada saat proses loading in ataupun loading out barang dari armada pengiriman. Namun jika anda menggunakan pallet kayu tentunya akan menambah cost pengiriman.

6. Tambahkan desiccant sicca dry

Proses akhir yang perlu dilakukan adalah menambahkan sicca dry. Jika pengiriman produk menggunakan container dan membutuhkan waktu yang cukup lama, maka benda satu ini akan sangat diperlukan. Sicca dry berfungsi sebagai penyerap lembab di dalam container.

Suhu yang tidak stabil bisa mengakibatkan di dalam container terjadi pengembunan yang bisa menumbuhkan jamur atau pengkaratan. Cukup letakan sicca dry pada bagian tiap sudut container untuk menjaga suhu di dalamnya stabil. Untuk mendapatkanya bisa mengunjungi tempat jual sicca dry penyerap kelembapan.

Selain sicca dry ada juga silica gel yang mempunyai fungsi sama. Namun cara penggunaanya berbeda. Silica gel mempunyai ukuran yang lebih kecilĀ  dan cukup diletakan di dalam kemasan produk. Silica gel biasanya hanya untuk pengiriman domestic serta barang-barang berukuran sedang.

Demikian tips singkat proses packing barang yang perlu anda ketahui. Semoga tips sederhana ini bisa menjadi referensi bagi anda yang akan mengirimkan barang atau para pengusaha yang hendak melakukan pengiriman produk-produknya ke luar negeri untuk bersaing di pasar global.